Oils of life intensely revitalising cream 50ml

      12

Akhir-akhir ini, suhunya lebih dingin dibanding biasanya karena sudah masuk musim hujan. Tentu saja, ini ‘kabar baik’ untuk kalian (dan aku juga hehe) yang berkulit berminyak atau pun kombinasay mê berminyak. Kulit terasa jadi ngga terlalu berminyak seperti biasanya ‘kan?

Tapi, ngga heran juga kavệ sinh kulit jadi terasa agak kering saat suhu seperti ini. Aku yang berkulit kombinađắm say berminyak ini ngga jarang terasa kering saat malam hari dan pagi hari saat cuaca ngga cerah sama sekali.

Bạn đang xem: Oils of life intensely revitalising cream 50ml

(Kiri ke kanan): Kryên ổn mata, pelembab pagi-siang, pelembab malam hari

Awalnya, rangkaian The Body Shop Oils of Life ini ngga masuk dalam daftar rutinitas perawachảy harianku. Alasannya sederhana, “Aduh ini kavệ sinh oil-based begini ngga cocok deh buat kulitku,”

Terus kenapa akhirnya aku malah jadi pakai satu rangkaian pelembabnya? Nah sebelum masuk ke pembahasan itu, cobố kita cek klaim dari rangkaian pelembab The Body Shop Oils of Life.

Klaim

Secara keseluruhan, rangkaian The Body Shop Oils of Life mengandalkan tiga minyak dari tumbuhan; minyak jintung hitam (habbatussauda/blaông xã cumin) dari Mesir, minyak rosehip dari Chile, dan minyak bunga Camellia dari China.

Sebasợi merek perawatan kulit yang 100% vegan dan tidak menguji produknya padomain authority hewan, rangkaian The Body Shop Oils of Life ini diformulasikan tanpage authority mineral oil, parafin, dan petrolatum.

The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Eye Cream Gel

Pelembab mata dengan konsistensay mê gel ringan ini mengklalặng dua manfaat:

Membantu mengurangi tampilan kantung mataMembantu mengurangi garis halus di sekitar mataThe Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Gel Cream

Pelembab muka untuk pagi-siang hari dengan konsistenmê mẩn antara gel-krlặng yang ringan ini mengklaim tiga manfaat:

Menutrimê mệt dan merevitalisasi kulit secara intensMengimê mẩn kelembaban dan memberikan cahaya alamiMengurangi tanda-tanda penuaan pada kulit

Efek nutrisay đắm dan revitalisamê mệt kulit membantu melembutkan dan merawat kulit. Sedangkan, efek perfecting micro pearls seperti glitter memberikan tampilan kulit yang glowing yang diklalặng seperti ‘memberikan cahaya alami’.

The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Sleeping Cream

Pelembab muka dan decollete (leher, bahu, belahan dada, dan dada bagian atas) untuk malam hari dengan konsistenham mê kryên ổn yang ringan ini mengklaim empat manfaat:

Melembabkan kulitMenutriđắm say dan merevitalisasay đắm kulit saat tidurMengurangi munculnya tanda-tandomain authority penuaan kulitMenenangkan pikiran di saat kulit beristirahat

Secara umum, kandungan ketiga minyak esensial (jinchảy hitam, rosehip, dan bunga camellia) menjadi bahan kunci untuk manfaat nutritê mê dan revitalisasi mê kulit yang diutamakan dari rangkaian Oils of LifeÔ ini.

BahanThe Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Eye Cream Gel

Aqua/Water/Eau, Glycerin, Alcohol Denatured, Niacinamide, Dimethicone, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP.. Copolymer, Isononyl Isononanoate, Fagus sylvatica bud extract, Caffeine, Phenoxyethanol, Silica Silylate, Dimethiconol, Carbomer, Xanthan Gum, Chlorphenesin, Rosa canina fruit oil, Olea europaea fruit oil, Camellia oleifera seed oil, Salicylic Acid, Butylene Glycol, Sodium Hydroxide, Nigella sativa seed oil, Pentaerythrityl Tetra-di-t-butyl Hydroxyhydrocinnamate, Synthetic Fluorphlogopite, Menthoxypropanediol, Disodium EDTA, Adenosine, t-butyl Alcohol, Alteromonas ferment extract, Benzoic Acid, Sorbic Acid, Tin Oxide, Tocopherol, Citric Acid, CI 77491/Iron Oxides, CI 19140/Yellow 5

The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Gel Cream

Aqua/Water/Eau, Glycerin, Alcohol Denatured, Dimethicone, Butylene Glycol, Fagus sylvatica bud extract, Phenoxyethanol, Carbomer, Dimethiconol, Olea europaea fruit oil, Rosa canimãng cầu fruit oil, Camellia oleifera seed oil, Caprylyl Glycol, Sodium Hydroxide, Adenosine, Ascorbyl Glucoside, Mannose, Nigella sativa seed oil, Synthetic Fluorphlogopite, Parfum/Fragrance, Disodium EDTA, Linalool, Limonene, Geraniol, Citronellol, Benzoic Acid, Sorbic Acid, Tocopherol, CI 77891/Titanium Dioxide, CI 19140/Yellow 5, CI 14700/Red 4.

The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Sleeping Cream

Aqua/Water/Eau, Glycerin, Pentaerythritol Tetraethylhexanoate, Dimethicone, Alcohol Denatured, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VPhường Copolymer, Fagus sylvatica bud extract, Phenoxyethanol, Caprylyl Glycol, Dimethicono, Mannose, Xanthan Gum, Sodium Hyaluronate, Nigella sativa seed oil, Olea europaea fruit oil, Rosa canimãng cầu fruit oil, Camellia oleifera seed oil, Disodium EDTA, Adenosine, Parfum/Fragrance, t-butyl Alcohol, Limonene, Linalool, Citronellol, Geraniol, Pelargonium graveolens flower oil, Rosmarinus officinalis leaf oil, Benzoic Acid, Origanum majorana leaf oil, Sodium Hydroxide, Anthemis nobilis flower oil, Coumarin, Sorbic Acid, Lavandula angustifolia oil, Lavandula hybridomain authority oil, Citrus aurantium dulcis peel oil, Tocopherol, CI 19140/Yellow 5, CI 14700/Red 4.

Sedikit cerita tentang perjalanan skin care-ku dari awal aku ‘menggeluti’ perawatung diri secara intens di akhir 2011, saat aku pertama kali jerawatan dan berubah tipe kulit dari yang normal jadi cenderung berminyak di area yang berjerawat.

Awalnya, aku belum sepeduli itu dengan kandungan bahan yang digunakan dalam suatu produk. Aku hanya menggunakan dengan tujuan supaya kulit ngga berjerawat dan kembali mulus tanpa ada kelebihan minyak.

Seiring berjalannya waktu, aku jadi belajar perlahan-lahan tentang bahan apage authority saja yang cocok untuk tipe dan kondisay đắm kulitku saat itu. Mungkin aku bakal bahas hal ini lebih dalam lagi pada tulisan selanjutnya.

Dari beberapage authority bahan yang kuusahakan perlahan-lahan untuk dikurangi, alcohol denatured adalah salah satu bahan tersebut. Alkohol ini adalah alkohol yang ditambah denaturan agar kemudian tidak digunakan untuk konsummê man.

Sayangnya, ketiga produk ini mengandung alcohol denatured yang berada pada lima urutung pertama dalam daftar bahan. Selain alkohol denatur, ketiga produk ini mengandung pewangi dan pewarmãng cầu yang sebaiknya bagi kalian yang berkulit sensitif di-patch test dulu.

Penggunaan alkohol dalam produk skin care yaitu sebasợi pelarut untuk bahan-bahan lain yang tidak bisa larut dalam air atau minyak. Selain itu, alkohol denatur juga membuat produk jadi mudah meresap. Alkohol juga berperan sebasợi preservatif/pengawet produk.

Di balik manfaat alkohol tersebut, penggunaan dalam jangka panjang tidak sejalan dengan kondisay đắm kulitku. Kulitku jadi lebih berminyak walaupun pada pemakaian awal rasanya kulit tidak seberminyak itu.

Hal di atas itu masuk akal kavệ sinh kupikir lagi. Alkohol mesở hữu akan memberi efek kulit jadi terasa kering. Pada area kulitku yang berminyak ini, efek kering ini akan terasa seperti efek kulit yang normal. Sebaliknya, area kulitku yang normal, kulitku akan terasa semakin kering.

Selain itu, penggunaan alkohol padomain authority produk skin care dalam jangka panjang akan berdampak pada kondiham lapisan pelindung kulit (skin barrier) kita. Padahal, kondimê mẩn skin barrier yang terganggu itu akar dari masalah kulit lainnya contohnya seperti jerawat.

Informađắm đuối Tambahan Kemasan

Kemasan ketiga pelembab ini yaitu jar atau wadah kaca dengan tutup ulir. Adomain authority satu lagi tutup di dalamnya untuk mencegah produk tumpah bila dibawa bepergian. Walaupun aku ngga yakin kemasan ini cukup travel-friendly.

Tekstur Produk

The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Eye Cream Gel memiliki tekstur gel-krlặng ringan dan cukup mudah menyerap ke dalam kulit. The Body Shop Intensely Revitalising Gel Cream (pelembab pagi-siang) memiliki tektur krim-gel yang lumayan ringan.

Gel-krim? Krim-gel? Bedanya apa dengan pelembab matanya? Tampilan pelembab mata tampak seperti gel tapi teksturnya masih terasa seperti krlặng. Sedangkan, pelembab pagi-siang harinya tampak seperti kryên ổn tapi teksturnya terasa ringan seperti gel.

The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Sleeping Cream memiliki tekstur kryên ringan. Pelembab malam ini mudah menyerap ke dalam kulit.

Period After Opening

Ketiga pelembab ini memiliki masa penggunaan selama 12 bulan sejak kemasan produk dibuka.

Produk yang Dipakai Sebelumnya

Sebelumnya, aku menggunakan L’Oréal White Perfect Magic White Double Whitening Eye Cream. Sayangnya, produk ini kurang terlalu melembabkan untuk area kulit sekitar mata. Karena itu, aku pakai pelembab mata dari rangkaian Oils of Life ini dengan tujuan untuk menambahkan kelembaban ekstra.

Untuk pelembab pagi-siang, aku menggunakan Wardah Perfect Bright. Ringan, kasih efek matte finish, dan sudah ada SPF juga. Lengkap kan? Sayangnya, pelembab ini mungkin kurang terasa melembabkan kalau kulit sedang dalam kondiđê mê kering.

Untuk pelembab malam, aku menggunakan Wardah Witch Hazel Moisturizer. Pelembab ini biasa dipakai sebagai produk transisi mê. Pelembab ini bertekstur gel yang ringan dan mudah menyerap.

Cara Penggunaan

Berikut ini tahap rutinitas skin care yang kulakukan dengan ketiga produk ini:

Pagi: PembersihTonerPelembab MataEsens – Serum – Pelembab

Malam: Micellar water – PembersihToner – Pelembab Mata – Esens – Serum – Pelembab

Padomain authority beberapa kesempachảy, aku cobố oleskan pelembab mata ini lebih banyak untuk dibiarkan selama 10 menit sebatua masker mata. Yup, The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Eye Cream Gel ini bisa juga difungsikan sebagai masker mata.

Lama Penggunaan

Secara keseluruhan, aku selekhông đúng menggunakan ketiganya padomain authority Desember 2018. Tapi aku punya waktu yang berbedomain authority saat mulai menggunakan ketiganya.

Aku menggunakan pelembab mata dan pelembab malam padomain authority akhir November 2017. Saat itu, aku masih selang-seling menggunakannya dengan pelembab mata dari L’Oreal itu untuk menghabiskan produknya.

Saat itu, aku belum terlalu butuh pelembab pagi-siang karemãng cầu aku rasa pelembab dari Wardah Perfect Bright Moisturizer sudah cukup melembabkan. Sayangnya, cuaca akhir tahun selalu lebih dingin karena musim hujan. Aku masih belum terpikir untuk membeli pelembab pagi-siangnya.

Sampai suatu waktu di pertengahan Desember 2017, aku menghadiri konferensay đắm di India. Saat itu aku ngga bisa bawa pelembab malam karemãng cầu wadahnya terlalu besar.

Aku hanya bawa L’Oreal Cleanser dan L’Oréal Toner, The Body Shop Drops of Youth™ Concentrate untuk serum, Wardah Perfect Bright Moisturizer untuk pelembab pagi-siang, plus The Body Shop Oils of Life Eye Gel Cream untuk pelembab mata dan juga muka di malam hari.

Xem thêm: Những Điều Kiêng Kị Khi Uống Nước Đậu Nành Nhiều Có Tốt Không

Tentu saja, menggunakan pelembab mata untuk wajah tidak terlalu melembabkan. Apalagi saat itu suhu di New Delhi saat musim dingin lebih dingin dari perkiraanku. Hari ketiga konferenham, aku memutuskan untuk mampir ke Saket Mall, cari pelembab.

Karemãng cầu tidak adomain authority sejenis Watson’s dan Guardian yang bisa kutemui di sana untuk sekedar mencari pelembab travel size, aku malah berakhir mampir ke konter The Body Shop.

Mungkin karena faktor sudah punya dua thắng lợi dari rangkaian yang sama, aku memutuskan “Yaudah sekalian aja beli pelembab pagi-siang,”. Jadi, pelembab pagi-siang ini dipakai paling ‘telat’ dibandingkan ‘kakak-kakaknya’.

Gimana dengan hasilnya?

Efek Setelah PenggunaanThe Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Eye Cream Gel
*
The Body Shop Oils of Life Eye Cream Gel

Setiap selekhông đúng menggunakan pelembab mata ini, aku merasa area kulit sekitar mata lebih lembab. Tapi, kesan ‘lebih lembab’ ini lebih terasa seperti ada lapisan tipis yang agak berminyak di atas kulit. Pelembab mata ini juga agak lama meresap di kulitku.

Di lain sisi, kesan ini bisa dianggap sebasợi karakter pelembab oklusif. Pelembab oklusif ini sifatnya mencegah kelembaban keluar dari kulit dengan cara membentuk semacam barrier layer (lapisan pelindung) di kulit.

Selama penggunaan pelembab mata ini, aku ngga menemukan adanya milia (seperti jerawat kecil) di kulit sekitar mataku. Aku juga ngga mengalangươi reaksi-reaksay mê tertentu seperti kemerahan, gatal-gatal, atau iritasay đắm.

Gimana dengan klayên manfaatnya? Pelembab mata ini punya dua klaim; mengurangi tampilan kantung mata dan garis-garis halus. Dengan penggunaan rutin setiap pagi dan malam, aku jarang berhadapan lagi dengan puffed eyes alias kantung mata yang bengkak di pagi hari.

Tapi gimamãng cầu dengan kantung mata dalam artian lingkar mata yang hitam? Aku rasa pelembab mata ini ngga terlalu mengurangi tampilan lingkar mata yang menggelap. Setelah pemakaian pelembab, area kulit sekitar mata mevới tampak cerah tapi ini lebih karemãng cầu efek seperti glitter yang adomain authority di dalam pelembabnya.

Untuk klalặng mengurangi tampilan garis-garis halus, aku ngga bisa menjelaskan hal itu karena aku belum menemukan garis-garis halus yang tampak di area kulit sekitar mata. Pelembab mata ini mungkin saja mencegah timbulnya tampilan garis-garis halus.

Di sisay đắm lain, aku sangat menghindari kebiasaan memicingkan mata yang ikut menyebabkan timbulnya kerutung. Sebaliknya, aku punya masing-masing satu garis/kerurã yang cukup tampak di bawah mata. Penggunaan rutin pelembab mata ini ngga mengurangi tampilan garis ini.

Setelah aku pikir lagi, mungkin ngga cukup hanya dengan penggunaan pelembab ini saja. Selain itu, bisa jadi bahan-bahan di dalam produk ini ngga ‘sekuat’ itu untuk menghilangkan tampilan garis yang cukup dalam ini.

The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Gel Cream
*
The Body Shop Oils of Life Gel Cream

Pelembab ini tidak secara khusus mengklalặng sebasợi pelembab untuk pagi-siang hari. Tapi, aku fungsikan demikian karena aku merasa pelembab ini mampu melembabkan kulitku dengan baik saat pagi-sore ketika musim dingin di India.

Pelembab ini awalnya terasa melembabkan dan cepat meresap selama kupakai di New Delhi. Saat aku kembali ke Bogor, pelembab ini terasa tetap melembabkan tapi dia ngga cepat meresap bahkan meninggalkan kesan agak berminyak sesudah penggunaan.

Aku akali pemakaiannya dengan memusatkannya di area kulit yang normal baru kemudian diarahkan ke area yang berminyak. Dengan kata lain, aku ngga mengoleskan pelembab ini banyak-banyak ke seluruh muka ya.

Nah, gimamãng cầu dengan hasilnya setelah penggunaan rutin? Aku bahas berdasarkan tiga manfaat yang diklayên ổn oleh pelembab varian gel cream ini:

Menutrimê mệt dan merevitalisamê mệt kulit secara intensMenutrimê say dan merevitalisađam mê kulit ini aku artikan sebasợi menjaga kulitku tetap sehat, lembut, dan kenyal. Jujur, aku merasakan manfaat ini lebih dulu saat menggunakan varian sleeping cream-nya. Jadi, saat aku mulai menggunakan pelembab ini, aku lebih fokus pada fungsay đắm pelembabannya saja.Mengiđắm say kelembaban dan memberikan cahaya alamiAku rasa manfaat ini agak terlalu ‘berlebihan’ untuk kulitku. Dengan kata lain, pelembab ini lumayan berminyak untuk kulitku setelah digunakan.Selama pemakaian, aku merasa pelembab ini memang cocok digunakan sebagai pelembab oklusif yang mengunci kelembaban di kulit. Aku rasa pelembab ini cocok sekali dengan kulit normal-kering dan kulit kering.Mengurangi tanda-tanda penuaan padomain authority kulitAku rasa manfaat ini lebih bisa dilihat saat aku sudah berusia lanjut ya. ^^

Selain dari tiga klaim manfaat di atas, aku ngga menemukan efek lain pada mukaku. Selama penggunaan pelembab ini, ngga adomain authority reakđắm đuối tertentu seperti kemerahan, gatal, atau purging.

The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Sleeping Cream
*
The Body Shop Oils of Life Sleeping Cream

Pelembab untuk malam hari ini kubeli karemãng cầu kulitku cenderung kering ketika malam hari dan suhunya lebih dingin dibanding biasanya. Karemãng cầu kulit cenderung kering di malam hari, efeknya adalah kulit tampak kusam dan ngga segar ketika bangun tidur.

Aku bakal bahas performa pelembab ini berdasarkan empat klalặng manfaatnya:

Melembabkan kulit

Pelembab malam ini mampu melembabkan kulit normal-berminyakku di malam hari tanpage authority meninggalkan kesan berminyak. Teksturnya ringan dan mudah meresap ke dalam kulitku. Aku juga ngga menemukan kulitku jadi berminyak di pagi hari.

Menutritê mê dan merevitalisađắm đuối kulit saat tidur

Penggunaan pelembab ini secara rutin membantu menjaga kelembutan dan kekenyalan tekstur kulitku. Efek ini baru terasa setelah pemakaian selama sebulan secara rutin. Aku ngga menemukan efek lain selain kedua efek itu.

Gimamãng cầu aku sadar efek kulit lembut dan kenyal ini? Selain dari dipegang dengan jari (tentu saja hehe), pemakaian base make-up yang lebih mudah juga karemãng cầu kulit yang lembut.

Mengurangi munculnya tanda-tandomain authority penuaan kulit

Sama seperti pelembab varian gel cream-nya, aku belum bisa bahas hal ini karemãng cầu aku belum memiliki banyak tanda penuaan. Tapi, aku rasa dengan menggunakan pelembab ini, aku ikut berusaha mencegah timbulnya tanda-tanda penuaan kulit.

Menenangkan pikiran di saat kulit beristirahat

Nah, aku bisa bilang aroma pelembab ini mevới sangat menenangkan sekali. Bikin rileks! Mungkin aku bisa bilang begini, karemãng cầu aku suka aroma rempah dan minyak esensial. Aromanya sendiri tidak terlalu menyengat.

Karemãng cầu pelembab varian sleeping cream dan gel cream ini mengandung pewangi, aku rasa bagi kalian yang berkulit sensitif, sebaiknya lakukan patch chạy thử dengan mencocha tester-nya yang tersedia di setiap konter The Body Shop.

Kesimpulan

Apakah sesuai dengan klaim atau manfaat yang dijanjikan?

Untuk pelembab baik pagi-siang dan malamnya, manfaat melembabkannya cukup baik di kulit normal-berminyakku. Dengan catatan, pelembab pagi-siang meninggalkan kesan sedikit berminyak setelah penggunaan.

Untuk pelembab mata, aku hanya menemukan efek mencerahkan saja yang aku rasa karena efek glitter dari gel pelembab ini. Pelembab ini cukup melembabkan dan bantu mataku tidak berkantung walaupun kurang tidur.

Apakah produk yang digunakan menyebabkan reakđam mê tertentu?

Tidak. Untuk ketiga produk ini, kulitku cocok dan tidak timbul reakyêu thích seperti kemerahan, gatal, iritasi, atau pun purging (muncul jerawat kecil-kecil).

Apa yang mesti diperhatikan saat penggunaan produk ini?

Untuk pelembab pagi-siang, aku rasa kulit normal-berminyak seperti aku harus menyesuaikan penggunaannya. Fokuskan saja penggunaannya di bagian kulit yang normal.

Secara keseluruhan, ketiga produk ini masih menggunakan alcohol denatured yang dapat ditemukan padomain authority urutan awal daftar bahan. Selain itu, kedua pelembab wajahnya juga masih mengandung pewangi.

Kulitku mevới ngga menunjukkan reakđê mê tertentu. Tapi, bagi kalian yang berkulit sensitif terhadap alkohol dan masih mau menggunakan produk ini, lakukan patch thử nghiệm dengan tester yang disediakan di konter The Body Shop ya.

Bakal beli lagi apage authority ngga?

Tidak. Kecuali The Body Shop mengubah formulayêu thích bahannya atau setidaknya menggeser penggunaan alcohol denatured dari uruchảy awal komposisi bahan dari ketiga produk ini, mungkin aku akan mempertimbangkan sleeping cream-nya yang aku pribadi puas dengan efek melembabkan dan melembutkan kulit.

Bisa Dibeli Dimana & Harganya Berapa?

Ketiga produk ini bisa dibeli secara offline di konter The Body Shop dan juga secara online di situs www.thebodyshop.com atau di market place resmày The Body Shop Shopee.

Xem thêm: Dù Chỉ Cao Hơn 1M5, LoạT Mỹ Nhân VẫN Nóng BỏNg Khó CưỡNg Thế Này

Untuk harga ketiga produk ini:

The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Eye Cream Gel: Rp 449.000,00The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Gel Cream: Rp 469.000,00The Body Shop Oils of Life Intensely Revitalising Sleeping Cream: Rp 499.000,00

Gimamãng cầu, tertarik untuk mencotía rangkaian The Body Shop Oils of Life? Yuk sharing pengalaman, opini, atau pertanyaan kalian tentang produk-produk ini di kolom komentar ya.


Chuyên mục: Review sản phẩm